Saturday, September 15, 2018

Sosialisasi Redesain Universal Service Obligation Seminar Publik



Panduan Pengarahan sosial Undang Undang ITE telah dirumuskan dari sumber referensi  bisa dibaca dibawah ini rumusannya dari kompas.com.

UU ITE Terrorisme (termasuk ujaran kebencian, fitnah, posting SARA yang menyebabkan kerusuhan seperti Kasus Meliana yang menyebabkan  terjadi kebakaran vihara, radikal ormas yang ingin merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta memfitnah nama baik seseorang atas tindakan yang tidak fakta dan fitnahan. Anggota kehormatan  Komisi 1 DPR Charles honoris yang adalah anggota legislator yang telah menjembatani peran DPR dengan para pebisnis terutama pelaku bisnis turis dan media  di acara pembukaan https://eljohnnews.com

Lebih lagi, DPR Charles  telah ikut serta dalam upaya mencegah penyusupan terorisme terhadap persatuan dan kesatuan dengan mengadakan sosialisasi kepada warga jakarta atas sosialisasi sangsi hukum terhadap setiap warga atas penyebaran berita hoax SARA dan fitnah di aturan UU ITE  seperti  tindakan kebencian sosial  dan berita hoax bohong di luar fakta atas partai dan asosiasi demi menemukan jalan yang jujur dan benar dan panut hukum. Peperangan melawan berita hoax (tidak jujur dan fakta dan kebencian)  terhadap  DPR Charles Honoris juga telah disosialisasikan hari ini di Novotel, Chandranaya Jakarta 15 September 2018

Terutama berita hoax dan fitnah  atas SARA, warga juga  bisa dengan mudah tidak ikut serta dalam  viral, like dan comment yang dimana mesin sosial media bekerja secara echo chamber (ruang bergemah)  himbau Indriyanto Banyu Murti.  Untuk kalangan milenial .  Wakil Ketua Digital Kreasi  ini  telah membuka  situs infografis di indonesiabaik.id  dan UU ITE  yang telah diterapkan dan warga dapat  melaporkan seperti yang telah dicontohkan oleh Charles Honoris.

Komisi 1 DPR telah berencana memperkuat pengamatan terorisme lewat jejaring internet dan  berencana menambah anggaran untuk memperkuat kesatuan and persatuan bangsa Indonesia.  

Sebagai warga negara Indonesia, kita harus membangun persatuan dan kesatuan dengan tidak terlibat dalam viral dan membagikan informasi yang hoax (fitnah dan tidak benar). Peristiwa Tanjung Balai terhadap ibu Meliana telah berdampak pada  kerusuhan pembakaran tempat ibadah yang dilakukan kepada generasi muda dan telah ditebarkan oleh pecundang yang bermukim di Jakarta,  seperti dilaporkan kejadiannya kebakaran vihara oleh CNN. Lebih lagi berita hoax yang bersumber dari film dan viral media sosial terhadap horingya yang telah memicu kebencian terhadap golongan tertentu telah menyebabkan rakyat gampang terpancing issues yang tidak tau sebenarnya. Maka Sosialisasi ini memberi kesadaran bagi kita untuk membaca sepenuhnya atas meme sosial media sehingga tak mudah terpancing kepada kebencian dan kerusuhan sesaat kepada sarana publik. 

Komisi DPR 1, Charles yang telah dua kali melihat dan mengamati Suriah menghimbau supaya warga Indonesia dengan hasutan terorisme dan provokasi memporak porandakan   falsafah bangsa  telah berakibat seperti di Suriah. Untuk itu komisi 1 siap memerangi terorisme dengan alat kolaborasi tingkat Badan Inteligen Negara, Kepolisian dan TNI.  Lebih lagi komunitas Perserikatan Bangsa Bangsa  pada resolusi 2129 tahun 2013 dan telah yam bersepakat mendeklarasikan   ancaman teroris perdamaian dan keamanan dunia karena aksi terorisme . Juga dalam Resolusi PBB 2354 tahun 2017 dimana sedang dibentuk pedoman untuk mencegah anti narasi terorisme. Apa peran Indonesia dalam ikut serta menciptakan bimbingan pedoman atas kejadian teroris yang telah terjadi di Indonesia yang rawan atas kesatuan dan persatuan bangsa. Dan Apa peran DPR dalam menjangkau masyarakat dan perusahaan goofle indonesia dan facebook dalam memberantas narasi terorisme and ormas perusak persatuan bangsa? 

No comments:

Post a Comment